RSS

Arsip Tag: Ubi

SAWPnya Ubi

 

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah swt. Karena hanya dengan kehendakNyalah saya bisa mengikuti SAWP(Sekolah Alam WANAPRASTA)dan dapat membuat laporan perjalanan ini.

ubi-editAdapun SAWP ini di adakan sebagai salah satu syarat untuk menjadi anggota WANAPRASTA.dalam kegiatan ini kita di berikan beberapa materi agar dapat menunjang kecakapan kita untuk menjadi pecinta alam.

Disana kita balajar membuat macam-macam bivoak,packing,navigasi,SAR(Search And Rescue),Survival sampai-sampai cara memasak makanan yang benar.semua pelajaran dan materi itu kita dapatkan dari para mentor dan mentris yg mendampingi kita selama kegiatan tersebut berlangsung 

Disana kita tidak hanya belajar, kita juga bisa melihat pemandangan dari atas gunung yg indah.jadi kelelahan kita akan terlupakan karena melihat pemandangan yg indah dari atas gunung sana.dalam kegiatan tersebut juga banyak pengalaman yg di dapat bersama teman-teman.jadi saat melakukan kegiatan tersebut, kita tidak terlalu jenuh.Karena banyak cerita lucu dan seru yg terjadi setiap harinya.itulah gambaran dari SAWP yg saya ketahui

Semoga laporan perjalanan ini akan berguna khsusnya untuk saya.agar dapat memperbaiki kesalahan yg saya lakukan selama SAWP ini berlangsung.dan dapat menjadi pedoman jika nanti saya mgikuti pendakian lagi.

 

 

Pagi itu hari jumat,saya sudah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah untuk packing barang-barang dan berangkat ke cisadon,Bogor. Disana saya dan teman-teman lain akan mengadakan SAWP(Sekolah Alam WANAPRASTA). Saya sekelompok dengan Abdi,adit,dian dan lysa. Dan kelompok kami adalah kelompok 2. Sebelum me packing barang-barang,kita men check list barang yang akan di bawa. Ternyata ada barang-barang yg tertinggal, jadi saya pulang dulu bersama adit ke rumah dengan meminjam motornya ka Baso. Setelah mengambil barang-barang, saya men check list lagi barang-barang yg ada. Lalu setelah selesai mengecek saya bersiap-siap untuk sholat jumat bersama pak Yakin. Setelah selesai sholat saya kembali ke SMAN 90 untuk persiapan terakhir berangkat SAWP ke Bogor. Kami sempat berdoa dulu yang dipimpin ka Madun lalu kami mulai naik ke Tronton. 

Kami melihat pemandangan yang sangat indah di sepanjang perjalanan. Setelah beberapa menit saya melihat pemandangan saya langsung istirahat, agar nanti saat kegiatan selanjutnya saya tidak terlalu lelah. Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya kami sampai juga di tempat mulai untuk melakukan SAWP. Kami menurunkan semua cariel yg ada di dalam Tronton. Lalu kami mulai memakai cariel yang kami bawa. Saya tidak terlalu merasa berat akan cariel saya. Karena cariel saya cariel yang paling kecil daripada teman-teman saya yang lain.perjalanan sudah di mulai.

Yang memimpin perjalanan adalah ka Madun. Saya berjalan tepat di belakang pak Yakin. Semakin lama jalannya semakin menanjak dan juga sangat berlumpur. Tetapi saya tetap berjalan. Akhirnya saya mulai kelelahan, dan karena lelah itu saya jadi tidak melihat medan yg saya injak.jadi saya terpeleset. Untungnya tidak tergelincir.

Saya langsung bangun dan melanjutkan perjalanan. Tetapi beberapa menit kemudian saya jatuh lagi. Jadi saya memutuskan untuk berhenti sebentar. Saya duduk bersama Wahyu dari kelompok 1.Dia juga lelah sama dengan saya.lalu sya mengajak wahyu untuk melanjutkan perjalanan lagi. Saya berjalan dan berhenti bersamaan dengan wahyu. Setelah beberapa menit yg melelahkan, akhirnya saya sampai juga di pos pertama di leuwigoong. Saya dan temen-temen langsung duduk tanpa di perintah. Sementara kami sedang beristirahat para senior sedang menyiapkan  tempat untuk mengadakan upacara pembukaan SAWP.

Pemimpin upacaranya adalah ka manto dan yg menjadi ketuanya adalah ka hilal. Protokolnya adalah ka Arumkami menjalaninya dengan baik.setelah upacara selesai, mulai di anjurkan untuk memanggil senior putra mentor dan senior putri mentris. Setelah upacara selesai saya dengan yang lain di bimbing para mentor untuk mebuat bivoak di bawah daerah pos pertama. Sementara yang lain membongkar cariel dan abdi di suruh mengambil air,jadi saya yg membersihkan rumput . Setelah bersih, saya mulai mendirikan bivoaknya bersma adit dan lysa dan dian menyiapkan makanan yang akan di masak. Setelah mendirikan bivoak dan memasak, kami disuruh melakukan solat  berjamaah lalu akan di adakan general review.

Ini adalah diamana kami menceritakan kembali apa saja yang kita dapatkan hari ini . Setelah selesai kegiatan malam ini kami tidur di bivoak masing-masing.kelomopk saya makan masakan yang kami masak tadi.karena sebelum kami makan,kami disuruh solat dulu jadi kami baru amakan tengah malam. Sebelum tidur kami mnyalakan lilin,tetapi lilinnya malah membakar cariel yang di bawa abdi. Untung saja tidak begitu besar. Setelah kejadian itu kami langsung tidur. 

 

27 Desember

Kira-kira itu masih jam 5 pagi,saya dan teman-teman yang lain dibangungkan oleh mentor Manto dan mentor Hilal. Kami dibangunkan untuk mengadakan Apel pagi. Pada saat apel pagi,ternyata teman saya yang mendapatkan nama hutan yaitu Ngorok(ahmad),Gigil(dian) dan nyengir (lysa). Setelah kegiatan itu saya  dan teman-teman di suruh menyisir bagian hutan yang di tunjukan oleh mentor,untuk mencari barang teman saya yang hilang. Saya baru tahu ada teman saya yang kehilangan cariel. Padahal cariel dia baru di beli. Dia juga sudah nama hutan. Nama nya jackpot uwe . .uwe (danang). Setelah itu kami disuruh senam komando agar badan kita tidak kaku.setelah selesai, saya di suruh mengambil air untuk memasak. Sedangkan yang lain memecking barang dan menyiapkan apa yang akan di masak. Saya mengambilnya bersama iko. 

Setelah kembali, saya di suruh mendirikan tenda oleh mentor madun. Tenda itu dibuat untuk kami menaruh makanan. Sebab saat itu sedang gerimis. Setelah selesai makan saya disuruh me mecking barang. Ternyata cariel saya sudah tak berisi barang- barang saya lagi.karena kelompok saya ingin membuatnya lebih praktis,tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Saya,ucok dan adit terlambat saat di panggil oleh mentor madun. Jadi kena Seri deh. Setelah itu, mentor Totok memberikan kami beberapa arahan. Setelah tenda panitia sudah di packing, barulah kami melanjutkan perjalanan kami. Kali ini perjalanannya agak jauh. Dan medannya juga agak sulit untuk dilalui. Karena perjalanan ini, kami banyak berhenti. Mungkin karena kita tidak biasa melakukan hal seperti ini dan latihan fisik yang kurang. Setelah kami melewati sebuah desa dan beberapa petak sawah akhirnya kita sampai juga di tempat istirahat yaitu di pinggir sungai Cikeruh, dekat desa Cibimbih. 

Disana kami masak makanan siang dan sholat dzuhur. Saat ingin mengambil air wudhu saya sampai jatuh di batu dan di tertawakan para mentor. Disini saya juga mendapatkan nama hutan. Nama saya Ubi dan adit mendapat nama Tikam. Tetapi tidak apa apa. Karena kelelahan yang kita lalui seharian ini, ada 2 orang teman kami yang menangis karena tidak kuat.kami dissuruh menjadi motivator untuk mereka berdua. Tapi akhirnya dia mau juga melanjutkan perjalanan. Air sungai cikeruh sesuai dengan namanya. Tetapi rasanya tidak kalah dengan air yang sudah matang. Sangat segar sekali.setelah makan dan solat kami mengikuti materi navigasi yang di ajarkan mentor toto. Beliau mengajarkan cara melihat keberadaab kita dengan cara orientasi medan. Setelah selesai materi kita melakukan penyelusuran sungai cikeruh.karena keadaan  cuaca yang buruk jadi kami disarankan untuk lewat sawah saja.kelompok putranya di pandu oleh ka badung. Sedangkan kelompok putrinya dengan mentor toto dan mentrismey.setelah tracking beberapa jam, kami sampai di air terjun. Sayangnya kamitidak boleh masuk.setelah istirahat di situ, kami melanjutkan perjalanan lagi menuju pos II. 

Tetapi itu tidak terjadi. Karene waktunya sudah sangat sempit, Jadi kami dan panitia mebuat Camp darurat. Setelah  mendirikan bivoak,masak dan mengambil air kami disuruh ke tenda panitia untuk mengikuti  General Review. Disini teman kami mendapatkan nama hutan lagi. Minarti (mewek) dan Nina (nye nyo). Setelah kegiatan itu kami tidur.

 

28 desember

Pagi itu sangat dingin,sampai kami bangun sendiri tanpa di bangunkan mentor. Ternyata para mentor masih tertidur pulas sekali.akhirnya mentor sudah menurunkan perintah untuk bersiap-siap senam komando. Seperti biasa yang membimbing mentor madun. Kami di ajarkan beberapa lagu untuk SAWP.pagi itu sangat bersanang ria. Iko mendapatkan nama yaitu Koi (kodok bintit) dan retno dapatkan nama CULAS (curang dan malas)dan wahyu dapat nama Bule (buluk sekale) dan juga triady dapat nama anget (areng banget). 

Setelah selesai senam komando kami disuruh memasak dan packing barang-barang.hari ini makanannya enak tetapi lagi- lagi nasinya crispy. Untungnya kami juga dapat makanan dari mentris. Saya tidak tahu makanan itu apa? Yang saya tahu itu makanan bikin perut saya agak sedikit berisi.setelah itu kami diberikan games kucing dan anjing dari mentor Inal.permainannya dimainkan oleh retno dan wahyu.permainannya sangat seru. Setelah selesai games kami di suruh berpose yang paling jelek untuk di foto. Setelah itu kami mulai tracking lagi yang di pandu oleh mentor toto. 

Setelah berjalan, saya berada di barisan paling belakang. Retno selalu mengeluh. Jadinya kami yang dibelakang lelah untuk menunggu dia. Akhirnya kami berhenti juga di dekat rumah seorang waga di situ untuk menunmpang duduk.setelah istirahat lama.kami melanjukan perjalanan lagi menuju camp III. Kami berjalan dengan sekuat tenaga. Hari ini bawaan saya lebih berat karena saya tukar cariel dengan punya lysa yang sangat banyak isinya. Stelah berjalan terus saya menunggu retno yang ada di barisan paling belakang. Saya kasian juga melihatnya sepeti itu. Jadi saya berjalan tepat di belakang dia. Saya juga di temanin mentor toto yang sedang mencari jamur yang bisa di makan. 

Setelah beberapa lama, Akhirnya sampai juga di tempat istirahat untuk makan siang dan solat.makanan kami siang itu jadi semua. Jadi kami  kenyang deh. habis makan saya solat. Setiap kami dapat perintah dari mentor maka kami harus menjalankan adat istiadatnya. Yaitu Push up 1 seri. Setelah selesai memacking dan mencuci nasting, kamin melanjutkan perjalanan lagi. Hari mulai gelap, kamipun bergerak cepat agar dapt sampai di camp selanjutnya.ternyata hari itu ada yang semangat jalannya. 

Mewek jadi kuat untuk tracking. Bahkan dia ga istirahat sama sekali. Saya berjalan sendiri menunggu teman yang lain. Lalu saya bertemu 2 jalan. Saya berhenti disitu sekalian menunggu mentor datang. Lalu lysa datang. Dia meminta air, tetapi pemegang btol di kelompok saya bukan saya. Saya juga sangat kehausan. Akhirnya mentor manto datang dan menunjukan jalan . Kami juga diberi plastik kecil untuk mengambil air. Tetapi kalo sampahnya hilang maka saya dan lysa akan mendapatkan 5 seri push up. Ternyata perjalanannya baru setengah. Habis itu kami berhenti  dan disuruh mentris arum menari burung bangau kena setrum.setelah itu kami disuruh mencari buah Arbei dan wanakaki. Kata para mentor buah ini adalah pengganjal perut jika tidak ada makanan.setelah mendapatkannya kami mengambil cariel lagi dan berangkat menuju camp III. Track yang kami lalui tidak menanjak,melainkan menurun. Tetapi sangat panajng. Akhitnya kami sampai jugadicamp III. Kami langsung di npandun oleh mentor yang memegang kelompok kita. Kelompok saya di pegang oleh mentor Inal dan Mentris Arum.

Setelah mendirikan bivoak kami disuruh memasak. Saat itu adit yang memasak. Karena banyak akyu kering jadi parafinnya du tumpuk dengan kayu.setelah beberapa saat adit meniupnya tiba- tiba dia teriak ”aduhhhh!mata gw kelilipan apiu niy!!!!!!!!”

Kami semua tertawa. Sampai-sampai mentor lain berteriak untuk diam.

Setelah makanan matang kami seperti biasa laporan kepada mentor. Setelah makan kami di beri waktu untuk solat lalu ke  camp panitia untuk mengikuti General review. Ternyata selama perjalanan tadi ada yang ketahuan ingin jajan. Itu adalah iko dan ucok. Mereka di hukum oleh para mentor untuk menyanyi dan menari. Setelah selsesai kami semua langsung tidur di bivoak masing- masing. Bivoak kami agak besar hari ini karena dibantu oleh mentor Inal untuk mendirikannya. Setelah menjelang tengah maalaam saya mendengar ada suara aneh di kai saya. Angin berhembus kencang. Dan malam itu adalah malam 1 suro.saya agak atakut tetapi saya ditemani ucok. Setelah saya lihat saya kaget ada seekor binatang mengobrak-abrik tempat sampah kami.saya lkangsung mengusirnya.setelah kejadian itu saya coba istirahat agar bisa bangun pagi esoknya.

 

29 Desember

Pagi-pagi kami sudah bangung untuk menjalani senam komando. Sebelum itu saya mengambil air dulu sekalian ambil air wuhu.setelah mengambil air dan wudhu, saya sempatkan solat.lalu kami menuju tenda panitia untuk senam komando. Setelah selesai kami di suruh memasak lalu selesai makan kami disuruh ke camp untuk belajar navigasi lanjutan.pelajaran kali in i mungkin agak sulit. Jadi kami agak ragu saat di tanya mentot toto. Setelah materi slesai, kami packing barang-barang untuk menaiki puncak G.paseban. medan kali ini cukup berat, jadi kami sering berhenti.

 Setelah menempuh jalan yang sangat terjal akhirnya samapi juga di puncak Paseban. Kami disana mendapatkan materi SURVIVAL dari mentor toto dan mentor manto. Kami diberitahu bahwa ada tumbuhan-tumbuhan yang bisa di makan di sana contohnya begonia. Semua bagian tubuhnya hampir bisa dimakan semua. Tetapi tidak baik memakannya terlalu banyak.karena bisa mengakibatkan tidak bisa buang air.

Setelah itu kami disuruh mencari tumbuhan-tumbuhan seperti itu. Setelah menemukan kami makan siang di puncak itu. Kami mendengar mentor toto sedang kontak  dengan mentor yang sudah di camp IV. Yang mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan ular besar. Sangking senangnya mentor toto lompat tinggi sekali.swetelah sellesai masak kaami packing tetapi tidak melanjutkan perjalanan. Kami mengikuti materi SAR (Search And Rescue) yang di ambil alih oleh mentor madun. Saat ingin memulai materi tiba-tiba kami disuruh ke camp IV. Disebabkan oleh hujan. Kami turun dengan sangat cepat. Lumayan melelahkan. Setelah sampai kami disuru mendirikan bivoak. Kali ini kelompok saya agak sial. Karena mendapat medan yang miring dan banyak pohon pisang. Tetapi kami tidak menghiraukannya.kami langsung mendirikan bivoak dan langsung laporan.

Kami sudah lapoiran dan menunggu instruksi. Kami diberikan sebatang kayu  dan disuruh menembak seorang mentor yang kami paling benci. Setelah di beri aba-aba kamiserentak menunjuk mentor yang sama yaitu mentor madun.setelah itu kami disuruh mengdadap belakang oleh mentor toto.lalu ikuti aba-abanya baru biusa berbalik. Pada saat aba-aba sudah diberikan kami berbalik dan sangat kaget.karena ada ular sangat besar sekali.i disuruh berfoto dengan ular itu.setelah itu kami di beri waktu untuk masak,solat dan lain-lain. Setelah makan dan solat kamigeneral review lagi. Kali ini kita disuruh menanyakan hal yang berbobot.tetapi tidak satupun dari kami yang bisa. Lalu kami di tanya oleh para mentor apakah kami perlu ditampar??

Kami tidak ada yang menjawab tetapi ahmad menjawab iya. Jadi kami semua di hukum sesuai mentor yang kami tunjuk. Setelah semuanya sudah kena kami menjatuhkan hukuman ke ahmad. Pada saat dia bending semua orang tertawa karena saat dia naik dia kaya gorila mengamuk. Pada saat itu juga nmanya di ganti menjadi AGOK (anak gorila otak korslet). Setelah General Review kami masuk ke bivoak.

Ucok masuk duluan. Lalu dia memegang sesuatu yang bergeraka dalam bivoak. Dia bertanya ”apa ni gelak-gelak?”

Tiba-tiba sesuatu itu mengamuk dan ucok langsung lompat keluar bivoak.

Ternyata di dakam bivoak kami ad mentris Arum dan Dewi dan mentor Gepeng.

Setelah kejadian itu ucok trauma. Dia  tidur sambil memeluk erat adit. Coba saya bawa kamera. Mungkin saya akan memfotonya.saya langsung tidur.

 

30 Desember

Kami dibangungkan pagi sekali dari pada bysanya. Kami masih sqangat ngantuk tetapi apa boleh buat.ucok terlalu lama jadi dia denggan anak-anak yang lain dihukum lama . sementara kami senam,  mereka tidak bisa berbuat apa apa.kamiyang tidak terlambat di suruh memasak. Lalu ucok datang dan meminta apel pagi lagi. Setelah saya meminta apel ulang keadaan semakin rumit. Ucok dan mentor madun saling tatgap muka sangat lama. Dan akhirnya mereka boleh juga masuk ke bivoak.kamihutang 30 seri push up kepada mentor madun karena kami meminta parafin.tetapi tdak apa apa.ucok di hukum oleh mentor madun.

Setelah makan lalu kamu disuruh packing tetapi tidak membongkar tenda.kami disuruh menunggu giliran ke pos 1,2 dan 3.kelompok kami, kelompok yang paling lama di panggil. Jadi kami disuruh mentor hilal untuk membakar sampah dan mencuci piring.

Wsetelah itu kami mulai dipanggil.di pos 1 saya push up,sit up dan tiarap dengan ampas kopi di mulut. Lalu bermandikan lumpur.pos 2 kami di tanyakan tentang kelayakan menjadi anggota WP.pos 3 hampir sama dengan pos 2.setelah  kami selesai kami pergi ke mushola untuk membersihkan badan kami yang banyak lumpur.lau kembali lagi ke camp untuk mem macking placid dan berbari. Lalu mentor madun menanyakan saya. 2kata untuk SAWP apa?

Saya jawab

“sangat melelahkan”

Setelah itu kami mulai turun. Adit  sudah sangat senang karena hri ini kami pulang.lalu saya mengatakan bahwa kita akan melakukan SAWP lagi selama 3 hari di gunugn salak.

Saya melihat mukanya yang tadinya terseyum lebar berubah menjadi kerutan yang menyeramkan. Saya juga sudah sangat putus asa. Karena semua logistik kami habis.lalu tronton datang. kami laporan dulu lalu naik tronton.setelah naik saya  langsung duduk ditumpukan cariel dan langsung memejamkan mata. Saya  tidak berpikir apa apa lagi. Saya  tertidur sangat lama. Saat bangung saya melihat jalan tol tapi kami berlawanan dengan arah gunung salak. Lalu  saya melihat kita sedang ke arah jakarta. Saya sangat senang tetaapi tidak bisa bicara apa apa. Karena  kelelahan.

Samapi disekolah kami riefing lalu renungan bersama pak Raden anggota pendiri.dan juga ada mbak Yuli anggota ke-3.semua teman saya menangis. Karena saya bingung harus apa, saya ikut ter isak-isak saja.setelah selesai renungan kami lapangan untuk mengandakan upacara penutupan SAWP dan  pengangkatang anggota kehormatan.setelah itu kami di siram dengan air bunga 7 rupa oleh bang toto dan dia sambil mengatakan “2 minggu lagi saya tunggu elpejenya”

Setelah itu kami ke muhola 90 untuk ganti baju dan makan-makan.saya langsung pergi makan dan minum. Senang  sekali bisa makan makanan yang matang. Setelah  makan, kami mebongkar isi kariel dan membuang samoah yang ada.

Lalu kami pulang dengan membawa cariel yang baunya sangat menusuk itu.

 

 

Akhirnya kami pulang juga….

 
Leave a comment

Posted by pada 25 Januari 2009 in SAWP

 

Kaitkata:

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.